Smart Farming: Model Penentuan Waktu Pengairan Otomatis Berbasis IoT Menggunakan Algoritma Decision Tree
DOI:
https://doi.org/10.36774/dipakomti.v18i1.2393Keywords:
Internet of Things, Decision Tree, pengairan otomatis, Tanaman PadiAbstract
Pengairan merupakan faktor penting dalam budidaya tanaman padi karena berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan dan hasil produksi, namun pengairan yang masih dilakukan secara manual dan bergantung pada sistem ambang batas (threshold) statis menyebabkan pemberian air sering tidak sesuai kondisi lingkungan aktual sehingga berpotensi menyebabkan stres dan menurunkan produktivitas tanaman. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem smart farming penentuan waktu pengairan otomatis berbasis IoT menggunakan algoritma Decision Tree pada mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembapan tanah, DHT22, dan BH1750. Data lingkungan diproses model Decision Tree untuk menghasilkan keputusan pengairan otomatis yang mengendalikan pompa air dan ditampilkan melalui dashboard web. Pengujian sensor menunjukkan MAPE rendah: kelembapan tanah 4,68%, suhu 5,69%, kelembapan udara 2,21%, dan intensitas cahaya 0,22%. Evaluasi model menghasilkan akurasi 73,33%, precision 40,00%, dan recall 66,67%. Nilai recall yang lebih tinggi menunjukkan model mengutamakan pencegahan kekurangan air pada tanaman padi.








